Minggu, 17 Juli 2011

Demokrat akan Pecat Nazaruddin

Metrotvnews.com, Jakarta: Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat menyatakan akan segere memecat Muhammad Nazaruddin, jika surat peringatan untuk menyerahkan diri ke Polri, tidak ditanggapi mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu. Hingga kini keberadaan tersangka kasus suap proyek wisma atlet SEA Games Palembang, itu belum diketahui, sejak buron ke Singapura pada 23 Mei 2011.

Sikap Partai Demokrat atas Nazaruddin itu diungkapkan sejumlah pengurus DPP partai usai menghadiri syukuran ulang tahun Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Kompleks Angkatan Laut, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/7) malam. Di acara itu juga sekaligus digelar khitanan dua putra Anas. 

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengungkapkan partai akan mengirim surat peringatan hingga 3 kali kepada Nazaruddin. Jika tidak ditanggapi, pengurus partai akan memecat Nazar. Ditanya soal keberadaan Nazaruddin, Ramadhan mengaku tidak tahu. Ia hanya berharap Mabes Polri segera melacak keberadaannya dan menangkap serta membawa pulang ke Tanah Air.

Sementara itu, Wakil Sekjen Partai Demokrat lainnya, Angelina Sondakh, hanya tersenyum saat ditanya keterlibatannya dalam kasus Nazaruddin. Ia tetap menyerahkan kasus itu ke penyidik kepolisian.(DSY)

Tidak ada komentar: